Main Article Content

Abstract

ABSTRAK

 

Studi ini membahas mengenai persebaran suhu dan salinitas permukaan laut di Selat Makassar.  Analisis dilakukan dengan memanfaatkan data suhu dan salinitas permukaan laut selama 10 tahun (2005-2014) yang diperoleh dari Global Argos Marine Atlas.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik sebaran suhu dan salinitas di perairan Selat Makassar pada Musim Barat dan Musim Timur yang ditinjau berdasarkan fase El Niño, La Niña dan pada tahun Normal. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kecenderungan suhu permukaan laut pada Musim Barat terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan kisaran suhu permukaan laut pada Musim Timur, baik pada saat fase ENSO maupun pada saat normal.  Suhu permukaan laut selama Musim Timur pada tahun 2008 – 2010, berada pada interval 24,31 – 30,12 ºC dan pada Musim Barat, pada kisaran 27,56 – 30,77 0C.  Untuk salinitas, diperoleh sebaran salinitas pada Musim Timur di perairan Selat Makassar sedikit lebih rendah (33,14 – 34,76 0/00) jika dibandingkan dengan sebaran salinitas pada Musim Barat (33,48 – 34,82 0/00), dengan perbedaan kisaran yang tidak terlalu signifikan.  Pola bulanan yang ditunjukkan oleh kelima stasiun pengamatan, baik untuk suhu dan salinitas terlihat cenderung sama pada setiap tahunnya.  Suhu terendah teramati pada Stasiun Sta-A, terjadi pada bulan Februari, sementara di keempat stasiun lainnya, suhu terendah teramati pada bulan Agustus.  Kecuali untuk Stasiun Sta-A, salinitas permukaan laut terendah umumnya terjadi pada bulan Juni dan unuk Stasiun Sta-A sendiri cenderung terlihat lebih fluktuatif.

 

Kata Kunci: Selat Makassar, suhu, salinitas, fase ENSO

Article Details

Most read articles by the same author(s)