Main Article Content

Abstract

Penelitian mengenai pemodelan sebaran sedimen dan analisis kualitas air telah dilakukan dengan obyek muara Sungai Alindau Kabupaten Donggala. Penelitian ini bertujuan memodelkan sebaran distribusi konsentrasi sedimen dan menganalisis kualitas air di muara Sungai Alindau yang dipengaruhi oleh aktivitas penambang pasir. Pemodelan ini menggunakan model numerik 2D dengan memanfaatkan data debit aliran sungai, data sedimen, data batimetri, dan gelombang pasang surut sebagai data inputnya. Luaran model menghasilkan pola arus serta pola sebaran sedimen di muara Sungai Alindau. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola arus di perairan Sungai Alindau memiliki kecepatan arus maksimum terjadi pada saat kondisi pasang menuju surut purnama sebesar 0,023 m/s dan kecepatan arus minimum terjadi pada kondisi pasang purnama sebesar 0,018 m/s. Secara keseluruhan sebaran sedimen melayang selama 29 hari di sekitar muara Sungai Alindau dominan ke arah barat laut dengan besar konsentrasi sedimen mencapai 306 gr/m3. Hasil penentuan kualitas air di muara Sungai Alindau dengan melihat parameter BOD, COD, dan DO diperoleh bahwa BOD memiliki nilai 0 berada pada kategori kelas A (baik sekali) dengan status memenuhi Baku Mutu Lingkungan (BML), untuk hasil analisis COD memiliki nilai -12 masuk dalam kategori kelas C (Sedang) dengan status cemar sedang, sedangkan untuk parameter DO memiliki nilai -2 masuk ke dalam kategori kelas B (Baik) dengan status cemar ringan. Hasil simulasi modul SED2D untuk arah sebaran BOD dan COD adalah dominan ke arah barat laut.


 


Kata kunci : Kualitas air, Pola arus, Sebaran konsentrasi sedimen.

Article Details