Main Article Content

Abstract

ABSTRAK
Karakterisasi sifat fisik biobriket campuran batubara Buol, arang tempurung kelapa, tongkol jagung, dan tepung kanji telah dilakukan untuk menentukan rasio campuran optimum terhadap sampel biobriket yang dihasilkan. Pada pembuatan sampel biobriket, batubara Buol, arang tempurung kelapa, tongkol jagung, dan tepung kanji, masing-masing dimanfaatkan sebagai bahan utama, bahan pencampur dan bahan perekat. Dalam penelitian ini, batubara Buol terlebih dahulu dikarbonisasi pada suhu 550°C selama 45 menit. Dengan karbonisasi, nilai kalor batubara tersebut meningkat hingga 37%. Batubara yang terkarbonisasi kemudian dicampurkan dengan arang tempurung kelapa, tongkol jagung dan tepung kanji dengan komposisi (95:0:0:5), (50:5:40:5), (50:15:30:5), (50:30:15:5), (50:40:5: 5), (60:5:30:5), (60:10:25:5), (60:25:10:5), dan (60:30:5:5). Pada pengukuran sampel-sampel tersebut, sifat fisik yang dievaluasi adalah nilai kalor, waktu pembakaran, dan suhu pembakaran. Dari hasil pengujian nilai kalor dengan menggunakan kalorimeter bom dan sifat penyalaan menggunakan termometer dan stop watch diperoleh bahwa rasio campuran optimum adalah (60:30:5:5) dengan nilai kalor sebesar 6636 kal/gr, waktu pembakaran selama 85 menit, dan suhu pembakaran tertinggi adalah 178 °C. Hal ini menunjukkan bahwa rasio campuran mempengaruhi secara signifikan nilai kalor, waktu pembakaran dan suhu pembakaran pada biobriket yang dihasilkan. 


Kata kunci: karbonisasi, biobriket, nilai kalor, sifat penyalaan

Article Details

How to Cite
Kasman, K., Sudirman, I., & Ulum, S. (2017). Karakterisasi Sifat Fisik Biobriket Campuran Batubara Buol, Arang Tempurung Kelapa dan Tongkol Jagung. Gravitasi, 15(1). https://doi.org/10.22487/gravitasi.v15i1.7883