Main Article Content

Abstract

Studi kolonisasi semut hitam (Dolichoderus sp.) pada perkebunan kakao, merupakan salah satu bagian dari peran sumberdaya hayati dalam pengendalian hama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui preferensi Dolichoderus sp.terhadap pakan dari embun madu dan madu lebah, untuk menjadi daya tarik dalam membentuk koloni pada sarang buatan. Pengamatan dilakukan pada bulan April-Mei 2015. Penelitian dilakukan pada 20 pohon kakao yang dipilih secara acak tanpa memperhatikan usia pohon kakao dan varietasnya tidak ditentukan.Dua perlakuan yang berbeda diberikan pada sarang buatan, kedua perlakuan yang digunakan adalah sarang buatan dengan pemberian madu dari lebah dan sarang yang ditempatkan pada buah yang terdapat kutu putih. Parameter pengamatan meliputi terbentuknya koloni semut pada sarang buatan, kehadiran ratu pada koloni baru dan preferensi semut terhadap pakan. Semut hitam melakukan migrasi dengan lambat yang dilihat dari waktu yang dibutuhkan ratu untuk migrasi yaitu pada minggu ketiga pengamatan. Pakan dari embun madu yang digunakan tidak efektif dalam membuat semut hitam membentuk koloni pada sarang buatan, dilihat dari jumlah kehadiran semut pekerja dan semut ratu pada sarang buatan. Pakan madu dari lebah menarik kehadiran semut hitam pekerja lebih banyak dari embun madu dari kutu putih, karena aroma madu yang menyebar cepat dan kandungan gula pada madu yang tinggi

Article Details

Author Biographies

Adit Irawan, Lab. Bioteknologi, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA Universitas Tadulako Jl. Soekarno Hatta KM 9 Tondo, Palu 94118, Sulawesi Tengah, Indonesia

Biologi

Umrah Umrah, Lab. Bioteknologi, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA Universitas Tadulako Jl. Soekarno Hatta KM 9 Tondo, Palu 94118, Sulawesi Tengah, Indonesia

Biologi

Annawaty Annawaty, Lab. Biosistematika Hewan dan Evolusi, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA Universitas Tadulako Jl. Soekarno Hatta KM 9 Tondo, Palu 94118, Sulawesi Tengah, Indonesia

Biologi