Main Article Content

Abstract

Gedi hijau (Abelmoschus manihot (L.)Medik ) mengandung flavonoid, alkaloid, tannin, dan saponin yang mampu melindungi mukosa lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas gastroprotektif serta untuk mengetahui dosis efektif ekstrak etanol daun gedi hijau dalam pemberian efek gastroprotektif terhadap tikus putih jantan yang diinduksi dengan aspirin. Ekstrak diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Sampel terdiri dari 24 ekor tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.) dibagi dalam 6 kelompok. Perlakuan diberi per oral selama 3 hari meliputi: Kelompok kontrol normal diberi 0,5% Na-CMC; kelompok kontrol negatif diberi 0,5% Na-CMC + Aspirin 600 mg/kg BB; kelompok kontrol positif diberi suspensi Sukralfat 360 mg/kg BB + Aspirin 600 mg/kg BB; kelompok dosis uji 1 diberi ekstrak etanol daun gedi hijau 100 mg/kg BB + Aspirin 600 mg/kg BB; kelompok dosis uji 2 diberi ekstrak etanol daun gedi hijau 200 mg/kg BB + Aspirin 600 mg/kg BB; kelompok dosis uji 3 diberi ekstrak etanol daun gedi hijau 300 mg/kg BB + Aspirin 600 mg/kg BB. Pada hari ke 3, tikus dibedah 4 jam setelah pemberian aspirin, diambil organ lambung untuk dilakukan perhitungan indeks ulser dan persen inhibisi. Data dianalisis menggunakan uji statistik Kruskal Wallis dan uji statistik Mann Whitney dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun gedi hijaudapat mencegah kerusakan mukosa lambung tikus yang dipapar aspirin dengan dosis efektif adalah 300 mg/kg BB yang sebanding dengan sukralfat

Keywords

Gedi hijau(Abelmoschus manihot (L.) Medik ) gastroprotektif aspirin.

Article Details